Kebersamaan

Selain mengajar, terkadang para asisten Laboratorium Statistika juga mengisi waktu luang dengan bersantai bersama dan foto bareng...

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Re-Organisasi

Salah satu kegiatan rutin Asisten Laboratorium Statistika yaitu melakukan re-Organisasi untuk menentukan KORUM (Koordinator Umum) baru... (foto di atas adalah 4 calon KORUM 2014)

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 10 Maret 2014

Belajar Statistika : Jenis Data



Sebelum mengenal lebih jauh tentang statistika, sebaiknya kita mengetahui dahulu jenis data statistika. Dalam ilmu statistika, jenis data dibedakan menjadi empat yaitu nominal, ordinal, interval dan rasio.

1.   Nominal
Data berjenis nominal membedakan data dalam kelompok yang bersifat kualitatif. Dalam ilmu statistika, data nominal merupakan data dengan level pengukuran yang paling rendah.
Contohnya : data jenis kelamin pada sampel penelitian Departemen Pendidikan, data siswa dikategorikan menjadi laki-laki yang diwaliki angka 1 dan perempuan yang diwakili angka 2.
Konsekuensi dari data nominal adalah tidak mungkin seseorang memiliki dua kategori sekaligus dan angka yang digunakan di sini hanya sebagai kode/simbol saja sehingga tidak dapat dilakukan operasi matematika.

2.   Ordinal
Dalam ilmu statistika, data berjenis ordinal mempunyai level pengukuran yang lebih tinggi daripada data nominal dan termasuk data kualitatif. Pada data nominal semua data dianggap bersifat kualitatif dan setara, sedangkan pada data ordinal terdapat klasifikasi data berdasarkan tingkatannya.
Contohnya : mengenai tingkat pendidikan yang dikategorikan menjadi SD yang diwakili angka 1, SMP yang diwakili angka 2, SMA yang diwakili angka 3, Diploma yang diwakili angka 4, dan Sarjana yang diwakili angka 5.
Sama halnya dengan data nominal, meskipun tingkatannya lebih tinggi, data ordinal tetap tidak dapat dilakukan operasi matematika. Angka yang digunakan hanya sebagai kode/simbol saja, dalam contoh tadi tingkat pendidikan tertinggi adalah Sarjana dan terendah adalah SD (Sarjana > Diploma > SMA > SMP > SD).



3.   Interval
Data berjenis interval termasuk dalam kelompok data kuantitatif. Dalam ilmu statistika, data interval mempunyai tingkat pengukuran yang lebih tinggi daripada data nominal maupun ordinal. Angka yang digunakan dalam data ini, selain menunjukkan urutan juga dapat dilakukan operasi matematika. Angka nol yang digunakan pada data interval bukan merupakan nilai nol yang nyata.
Contohnya : interval nilai pelajaran matematika siswa SMA 4 Surabaya adalah antara 0 sampai 100. Bila siswa A dan B masing-masing mempunyai nilai 45 dan 90, bukan berarti tingkat kecerdasan B dua kali A. Nilai 0 sampai 100 hanya merupakan rentang yang dibuat berdasarkan kategori pelajaran matematika dan mungkin berbeda dengan mata pelajaran lain.

4.   Rasio
Dalam ilmu statistika, data rasio merupakan tipe data dengan level pengukuran yang paling tinggi dibandingkan dengan tipe data lain. Data ini termasuk dalam kelompok data kuantitatif. Angka yang digunakan pada data ini menunjukkan angka yang sesungguhnya, bukan hanya sebagai symbol dan memiliki nilai nol yang sesungguhnya. Pada data ini, dapat dilakukan berbagai operasi matematika.
Contohnya : dalam sebuah bank, seseorang mempunyai tabungan dengan saldo 10.000.000 rupiah. Angka tersebut menunjukkan bahwa orang tersebut benar-benar mempunyai saldo sebesar 10.000.000 rupiah. Jika seseorang mempunyai saldo -1.000.000 rupiah berarti orang tersebut mempunyai hutang sebesar 1.000.000 rupiah. Sedangkan jika seseorang mempunyai saldo 0 rupiah berarti orang tersebut tidak mempunyai tabungan maupun hutang.

*Disusun dari berbagai sumber
http://dunia-statistika.blogspot.com/2013/04/belajar-statistika-jenis-data.html?m=1

STATISTICS MAKE YOUR DATA REAL



Kenapa harus statistika ?

Statistika, tidak semua orang mengenalnya. Kebanyakan orang, menganggap statistika itu matematika. Memang kalau dari segi substansialnya sama, tapi statistika itu jelas-jelas beda dengan matematika. Statistika memiliki keunikan tersendiri dengan ilmu yang lain. Statistika memiliki cara tersendiri dalam menyajikan ilmunya. Selain itu cara belajar statistika tentulah tidak sama dengan cara belajar ilmu yang lain. Disamping itu, statistika adalah ilmu yang bergerak di area yang sangat special di berbagai bidang kehidupan.

Statistika dan statistik. Statistik adalah sekumpulan data-data yang menjadi bahan yang akan diolah dengan menggunakan ilmu statistika. Statistika adalah ilmu untuk mengolah, mengkaji, dan menyajikan statistik suatu kondisi. Statistika tidak membahas tentang statistik saja, tetapi metode-metode perhitungan yang lain seperti manajemen kualitas, pengendalian kualitas statistik, dan metode riset pasar. Hal ini membuktikan bahwasannya statistika juga mencakup banyak hal dalam kehidupan kita. Selain tiga contoh diatas, statistika juga sering digunakan dalam analisis pasar, fluktuasi harga pasar, dan perkembangan pasar saham.

Statistika selalu memunculkan hal yang unik dalam setiap sendi kehidupan. Semisal ilmu fisika memandang semua data-datanya dari sudut rasionalitas dan kepastian tapi statistika sangat berbeda dengan fisika, statistika memandang semua data-datangya dari sudut probabilitas jadi sebelum sesuatu itu terjadi statistika dapat memperkirakan kemungkinan yang akan terjadi tersebut. Itulah salah satu dari sekian banyak kehebatan statistika.

Statistika sebagai bagian dari sains tentu memiliki alasan tersendiri. Fisika dengan rasionalitasnya, kimia dengan bahan-bahan kimiawinya, matematika dengan perhitungannya dan rumusnya, biologi dengan kehidupanny, dan informatika dengan teknologinnya. Sedangkan statistika memiliki alasan yang tidak kalah hebatnya kenapa menjadi ilmu sains yang spesifik dari pada matematika dan lainnya karena statistika punya statistik dan analisis yang akurat terhadap suatu kondisi yang belum terjadi.

Statistika sebagai bagian dari khazanah keilmuan umat manusia, menduduki peranan yang sangat penting sama halnya dengan keilmuan lainnya. Statistika memberikan kontribusi besar bagi kehidupan manusia. Ilmu Kedokteran yang berkedudukan sebagai ilmu kesehatan dan praktikan tidak akan pernah bisa menjalankan fungsinya dengan baik jika tidak mengaplikasikan ilmu statistika dengan baik dan benar maka ilmu kedokteran tidak akan bisa mengolah data-data praktikumnya dengan sistematis dan akurat. Contoh lainnya jika kita mau mendapatkan data penelitian yang akurat dan sistematis maka mau tidak mau harus melibatkan ilmu statistika dalam mengolahnya sehingga dihasilkan analisis yang tajam dan akurat. Jadi, ilmu statistika dibutuhkan oleh semua bidang kajian ilmu.

Statistika adalah ilmu yang tidak boleh dianggap remeh oleh ilmu lain karena statistika memiliki peranan yang penting dalam keberlanjutan studi ilmu-ilmu yang lain. Statistika menyumbang peranan yang penting dalam memberikan gambaran kondisi ke depan tentang suatu hal. Sehingga, ilmu-ilmu pengetahuan yang lain harus berkolaborasi dengan statistika dalam mendapatkan data-data yang komplit dan akurat.

Dari beberapa uraian diatas tentang statistika kita dapat menarik benang merah ternyata ilmu statistika benar-benar dibutuhkan dalam berbagai kajian ilmu yang ada. Statistika juga memberikan kontribusi dalam menyajikan data-data tentang suatu kondisi kedepannya akan bagaimana berdasarkan perkiraan yang akurat.

Selain penjabaran diatas beberapa hal penting terkait dengan statistika adalah matematika. memang matematika adalah ilmu hitung yang tercakup di dalam pembahasannya salah satunya adalah  statistika. Statistika merupakan keilmuan yang lebih spesifik dibandingkan dengan matematika. matematika bergerak dalam hal menyeluruh tentang perhitungan-perhitungan dan penalaran, tetapi statistika mengedepankan sekumpulan data-data yang diambil dari suatu kondisi yang kemudian diolah untuk menjadi acuan kedepannya suatu keadaan yang dianalisis datanya tersebut menjadi seperti apa. Inilah perbedaan yang mencolok antara statistika dan matematika. jika kita bicara matematika maka kita juga membahas statistika tapi jika kita bicara statistika maka kita membahas statistika itu sendiri. Sehingga dapat dikatakan bahwasannya statistika adalah ilmu yang hanya dirinyalah yang mengetahui prakiraan suatu keadaan kedepan bagaimana menurut data-data yang diolah dan dianalisis melalui tahapan yang super ketat.

Disamping keunikan dan keunggulan dari ilmu statistika, tidak dapat dipungkiri bahwasannya pasti terdapat kekurangannya. Walaupun statistika memiliki banyak keunggulan tentunya statistika seperti ilmu lainnya juga yang tidak dapat menjalankan fungsinya secara sendiri. Statistika membutuhkan ilmu-ilmu lain dalam menjalankan fungsinya sebagai bentuk aplikasi fungsi statistika.

Dalam sebuah forum dengan pembicara pak agus salah satu dosen statistika undip beliau menuturkan bahwasannya statistika adalah keilmuan yang unik dan fokus tapi tidak akan berguna jika tidak diaplikasikan ke ilmu yang lain yang tentunya dapat menunjang keberhasilan dalam menjalankan fungsinya. Beliau juga menambahkan bahwasannya statistika sangat diperlukan dalam banyak sendi kehidupan jika diaplikasikan kedalam kajian-kajian ilmu yang lain seperti ilmu kedokteran, fisika, kimia, dan matematika.

Selain itu juga pernyataan yang diungkapkan pak agus juga dikuatkan oleh Bu Dwi ispriyanti selaku ketua jurusan statistika Universitas Diponegoro dalam sebuah forum yang sama beliau menuturkan bagi lulusan statistika jangan mengkhawatirkan soal pekerjaan karena statistika dibutuhkan dalam banyak sector kehidupan seperti perbankan, industry, dan pemerintahan. Hal ini membuktikan bahwasannya statistika memang ilmu yang banyak manfaatny jika bergabung dengan keilmuan yang lain. Statistika juga merupakan ilmu prakiraan bukaan ilmu pasti sehingga statistika tidak dapat mutlak menenetukan apa yang akan terjadi kedepannya.

Dari pemaparan diatas, terlepas dari keunggulan dan kelemahan ilmu statistika sebagai suatu khazanah keilmuan, dapat kita tarik sebuah kesimpulan bahwasannya mempelajari statistika itu penting tapi  mempelajari keilmuan yang lain juga tidak kalah pentingnya  karena keilmuan itu akan senantiasa melengkapi kekurangan satu sama lain.

http://statundip.wordpress.com/2012/11/28/kenapa-harus-statistika/


Statistika : Sejarah dan Makna



Sejarah Singkat Statistika

Penggunaan metode statistika dalam penelitian ilmiah dirintis pertama kali oleh F. Galton sejak tahun 1880 yaitu penggunaan korelasi dalam penelitian biologi. Akhir abad 19 Karl Pearson mempelopori penggunaan metode statistika dalam berbagai penelitian biologi dan pemecahan masalah yang bersifat sosio-ekonomis. Pada tahun 1918-1935, R. Fisher
memperkenalkan Analisis Variansi ke dalam literatur statistika. Sejak saat itu penggunaan statistika semakin meluas dari bidang biologi dan pertanian ke bidang-bidang lainnya.

Arti Statistika
              
Statistika diambil dari bahasa latin status yang berarti negara. Statistika berarti keterangan-keterangan yang dibutuhkan negara dan berguna bagi negara. Statistika hanya dikaitkan dengan penyajian fakta-fakta dan angka-angka tentang situasi perekonomian, kependudukan dan politik di suatu negara.

Contoh:

Statistika tenaga kerja
Statistika produksi pertanian

Sebagai suatu disiplin ilmu Statistika adalah sekumpulan konsep dan metode tentang pengumpulan, penyajian, analisis dan interprestasi data kuantitatif bidang kegiatan tertentu dan pengambilan kesimpulan dalam situasi dimana ada ketidakpastian dan variasi.

Jika yang dibahas hanya terbatas pada pengumpulan, penyajian dan analisis data, dinamakan statistika deskriptif. Namun demikian, jika semua dibahas dengan penekanan pada interprestasi data dan pengambilan kesimpulan disebut statistika induktif atau statistika inferensial.

http://exponensial.wordpress.com/tag/statistika/

Senin, 06 Januari 2014

Daftar Nilai Statistika Terapan 2014


Kegiatan belajar mengajar praktikum laboratorium statistika akhirnya telah selesai. Setelah melewati berbagai macam materi serta ujian-ujian yang dipersiapkan oleh para asisten laboratorium statistika, akhirnya kemampuan akan analisis serta pemahaman konsep tentang statistika telah didapat praktikan. Dan bagaimanakah hasil kerja keras mereka selama 1 semester ini? Penasaran? Langsung aja dilihat daftar nilai para praktikan yang telah menyelesaikan kegiatan praktikum “Statistika Terapan”. Daftar nilai tersebut bisa didownload praktikan lewat link yang telah kami sediakan dibawah ini.
Kelas
Link Download
III-A
III-B
III-C
III-D
III-E
Untuk membuka file tersebut, harap konfirmasi dengan para asisten laboratorium statistika-nya untuk mendapatkan password.. Semoga hasilnya memuaskan. =)
Bagi nilainya yang masih “T” hubungi asisten masing-masing. Sekian dan terima kasih.